BHP Sekaigus Staf PPS Pekon Ambarawa Terlibat Politik Praktis
Penulis : Monica Monalisa
Pringsewu - Salah satu paslon yang bertarung di Pilkada Pringsewu diduga melibatkan aparatur pekon dalam upaya mendapatkan simpati masyarakat.
Hal ini terjadi di Pekon Ambarawa Induk, Kecamatan Ambarawa di mana BHP pekon setempat ikut berkempanye dan melakukan deklarasi untuk pemenangan paslon.
Keterlibatan aparatur pekon bernama Muklis yang juga sekaligus Staf Sekretariat PPS Pekon Ambarawa tersebut jelas terlihat dalam video yang berdurasi kurang lebih 10 detik. Di mana, saat itu posisi Muklis memegang microphone dan mengucapkan deklarasi mendukung salah satu paslon.
Kepala Pekon Ambarawa Huda saat dikonfirmasi terkait aparaturnya yang terlipat politik praktis mengaku belum mengetahui hal tersebut. Kamis, (3/10).
" Kalau persoalan tersebut saya belum tahu, nanti saya coba koordinasi dengan sekretaris," ucap Huda.
Disisi lain Kadiv Parmas dan SDMO KPU Kabupaten Pringsewu Dewi Elyasari mengatakan bahwa pihaknya sudah memanggil yang bersangkutan sebagai Staf PPS Pekon Ambarawa untuk meminta klarifikasi.
" Per tanggal 1 kemarin kami sudah memanggil yang bersangkutan (Muklis, red) dan mengakui bahwa benar yang ada dalam video tersebut adalah dirinya," kata Dewi saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (3/10).
Namun, Dewi mengungkapkan karena posisi Muklis ini merupakan Staff Kesekretariat PPS, maka proses untuk pemberhentiannya cukup panjang.
"Baru semalam surat pengunduran dirinya di sampaikan ke KPU nanti kami akan berkoordinasi dengan pihak pekon," tutupnya.